Pembubaran Pedagang Kaki Lima tanpa Izin Dagang, Picu Kerusakan Fasilitas Umum Trotoar



Wonokoromo, 22 Oktober 2023 – Kerusakan serius pada fasilitas jalan raya umum terjadi di Jalan Jetis, Wonokromo, Surabaya, setelah polisi setempat memutuskan untuk membubarkan sejumlah pedagang kaki lima yang tidak memiliki izin pada Sabtu, 23 Oktober 2023 malam, pukul 18.00 WIT. Insiden ini mengakibatkan kerugian signifikan terutama bagi infrastruktur umum berupa jalan raya dan trotoar, serta menimbulkan kekhawatiran akan dampaknya pada mobilitas kota.

 

Fasilitas Umum Trotoar yang Rusak karena Kegiatan Pedagang Kaki Lima

Ketegangan dimulai ketika polisi setempat melakukan operasi penertiban pedagang kaki lima yang beroperasi di Jalan Jetis tanpa izin dagang resmi. Sejumlah pedagang menolak meninggalkan lokasi, dan situasi semakin memanas. Dalam upaya mengamankan area tersebut, polisi mengeluarkan perintah pembubaran, yang akhirnya memicu kerusuhan beberapa saat. Beberapa warga mengakui sedikit terganggu dengan kerusuhan pedagang yang tidak terima akan kehilangan pembelinya di daerah tersebut.

Salah satu pihak Kepolisian Kota Surabaya yang ikut turun tangan menangani, Inspektur Jenderal Sutopo, memberikan penjelasan, "Kami berusaha menjaga ketertiban di wilayah ini dan memberikan prioritas pada jalan raya yang harus terus berfungsi dengan baik. Tidak adanya izin pedagang kaki lima telah menyebabkan gangguan serius pada fasilitas jalan raya khususnya di daerah ini."

 

Jalur Polisi Pembubaran Pedagang Kaki Lima

Kerusakan melibatkan jalan rusak, trotoar yang retak parah. Pemerintah setempat dan dinas terkait saat ini tengah berkoordinasi untuk memperbaiki kerusakan ini dan memastikan mobilitas kota tetap lancar. Kejadian ini juga memunculkan pertanyaan tentang peraturan dan izin pedagang kaki lima di daerah Wonokromo ini, yang mungkin memerlukan tinjauan lebih lanjut untuk mencegah insiden serupa di masa depan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kedai Semoga Sukses Tutup Permanen, Kini Hanya Tersisa Kenangan

Kedai Semoga Sukses resmi tutup permanen usai di protes warga sekitar.

Kisah Atlet Taekwondo Wanita Peraih Banyak Prestasi